8 Pejabat Administrator dan 1 Kepala Madrasah Resmi Dilantik Kakanwil Kemenag Sulbar di Polman

Admin

8 Pejabat Administrator dan 1 Kepala Madrasah Resmi Dilantik Kakanwil Kemenag Sulbar di Polman

Polewali Mandar – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat menggelar pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat administrator serta kepala madrasah di lingkungan Kanwil Kemenag Sulbar. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat, 10 April 2026, bertempat di Aula Al-Ikhlas Kantor Kemenag Kabupaten Polewali Mandar.

 

Sebanyak 8 pejabat administrator dan 1 kepala madrasah resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat, H. Adnan Nota. Prosesi pelantikan tersebut turut disaksikan oleh Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Sulbar, H. Suharli, serta Kepala Kantor Kemenag Polewali Mandar, H. Imran K. Kesa.

 

Dalam sambutannya, pelantikan ini diharapkan dapat memperkuat kinerja dan pelayanan Kementerian Agama di wilayah Sulawesi Barat, khususnya dalam bidang pendidikan agama dan pelayanan keagamaan kepada masyarakat.

 

Adapun pejabat yang dilantik yaitu:

 

  1. Dr. H. Muhammad Dinar Faisal, M.Si sebagai Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan Islam Kanwil Kemenag Sulbar
  2. Dr. H. Mustapa, S.Ag., MA sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mamasa
  3. H. Haerul, S.Hi sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasangkayu
  4. H. Muhammad Hatta, S.Ag sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mamuju Tengah
  5. Dr. H. Misbahuddin, M.Ag sebagai Kepala Bidang Bimbingan Masyarakat Islam Kanwil Kemenag Sulbar
  6. H. Ramli L, S.Ag., M.Pd.I sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mamuju
  7. Dr. H. Syamsul, M.Pd sebagai Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sulbar
  8. H. M. Sahlan, S.Ag sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majene
  9. Dahniar Rahman, S.Pd sebagai Kepala Madrasah Aliyah Negeri 1 Polewali Mandar

 

Pelantikan ini menjadi bagian dari upaya penyegaran organisasi sekaligus peningkatan kualitas layanan Kementerian Agama di Sulawesi Barat agar semakin profesional, akuntabel, dan berdampak bagi masyarakat.