Berlangsung Meriah, Wisuda Tahfidz Santri Ponpes At-Taubah Sumberjo Wonomulyo
Wonomulyo, (KemenagPolmanNews) – Sebanyak 85 santri Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an (PPTQ) At-Taubah, Sumberjo, Wonomulyo, mengikuti prosesi wisuda tahfidz Al-Qur’an. Acara ini meliputi wisuda Binadhor, Ziyadah 30 Juz, Tahfidz 30 Juz, serta Al-Miftah lil Ulum.
Kakanwil Kemenag Sulawesi Barat, Dr. H. Adnan Nota, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan PPTQ At-Taubah melahirkan puluhan penghafal Al-Qur’an merupakan kontribusi nyata dalam membangun generasi Qur’ani yang berakhlak mulia.
Dalam sambutannya, Adnan menegaskan bahwa secara konstitusi, agama menempati posisi terhormat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Oleh karena itu, Kementerian Agama diharapkan mampu memainkan peran fundamental dan strategis, tidak hanya dalam ranah akidah dan moral, tetapi juga dalam membangun peradaban.
Adnan juga menyampaikan delapan program prioritas Kementerian Agama atau Asta Protas Kemenag Berdampak, di antaranya peningkatan kerukunan umat beragama, penguatan ekoteologi, peningkatan layanan keagamaan, pendidikan unggul, pemberdayaan pesantren dan ekonomi umat, penyelenggaraan haji yang sukses, serta digitalisasi tata kelola pemerintahan.
Hadir pula dalam acara tersebut, Pengasuh Pesantren Hamalatul Qur’an, KH. Ainul Yaqin atau yang akrab disapa Mbah Yaqin. Dalam tausiyahnya, beliau berpesan agar para santri tetap istiqamah menjaga hafalan serta mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
“Alhamdulillah, tahfidzul Qur’an ini merupakan bagian dari upaya memperkuat ketahanan spiritual bangsa. Jika akhlak suatu bangsa tertata dengan baik, insyaAllah bangsa tersebut akan menjadi bangsa yang kuat dan bermartabat,” tutur Mbah Yaqin.
Acara wisuda ini turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Polewali Mandar Fahri Fadli, Ketua Yayasan At-Taubah Ahmad Dalyono, Ketua Panitia Wisuda Purwadi, S.Sos., perwakilan Kepala Kemenag Polman H. Haris Nawawi, Kasubag TU Kemenag Polman H. Lahida, para tenaga pengajar, serta orang tua dan wali santri.









