Gereja Toraja Mamasa Jemaat Hosana Pekabata Diresmikan Setelah 38 Tahun Perjuangan

Admin

Gereja Toraja Mamasa Jemaat Hosana Pekabata Diresmikan Setelah 38 Tahun Perjuangan

Polewali Mandar, 25 Oktober 2025 – Sebuah peristiwa bersejarah terjadi pada Sabtu, 25 Oktober 2025, ketika umat Kristen Gereja Toraja Mamasa Jemaat Hosana Pekabata merayakan pentahbisan dan peresmian Gedung Gereja Hosana Pekabata. Acara yang penuh sukacita ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting dan disambut hangat oleh seluruh jemaat.

Ketua Panitia Pelaksana, Dr. Elyfas, bersama istri, menyambut kehadiran para tamu undangan, termasuk Wakil Bupati Polewali Mandar Hj. Andi Nursami dan perwakilan dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Polewali Mandar. Kepala Kantor Kemenag Polewali Mandar yang berhalangan hadir mendelegasikan tugasnya kepada Kepala Penyelenggara Kristen, yang hadir secara langsung untuk mewakili instansi dalam acara sakral tersebut.

Dalam suasana penuh kebersamaan, pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti dilakukan oleh Wakil Bupati Polewali Mandar bersama Bupati Mamasa, disaksikan oleh para tokoh gereja dan perwakilan Kementerian Agama. Momen tersebut menjadi tanda resmi selesainya proses panjang pembangunan rumah ibadah yang telah dinantikan selama puluhan tahun.

Ketua Panitia Dr. Elyfas menjelaskan bahwa pembangunan Gedung Gereja Hosana Pekabata memakan waktu hingga 38 tahun, sejak dimulai dari pondasi sederhana berupa gubuk bambu beratap daun rumbia. Dengan semangat gotong royong dan ketulusan umat, pembangunan terus dilanjutkan melalui sumbangan pribadi jemaat, keluarga, dan para donatur.

“Semua ini berkat kerja keras dan doa umat, serta dukungan berbagai pihak, termasuk bantuan dari Bupati Polewali Mandar dan Gubernur Sulawesi Barat,” ungkap Dr. Elyfas. Total anggaran yang digunakan mencapai Rp2,5 miliar hingga bangunan megah tersebut akhirnya berdiri kokoh dan diresmikan.

Kehadiran pemerintah daerah dan perwakilan Kementerian Agama menjadi wujud nyata dukungan dan perhatian pemerintah terhadap kehidupan beragama di Polewali Mandar, di mana toleransi dan kebersamaan terus dijaga.

Dengan diresmikannya Gedung Gereja Toraja Mamasa Jemaat Hosana Pekabata, umat Kristen setempat kini memiliki tempat ibadah yang layak dan representatif untuk memperkuat iman serta mempererat persaudaraan antarumat beragama di wilayah Polewali Mandar.