Kemenag Polman Gelar Pembinaan ASN, Tekankan Optimalisasi dan Peningkatan Kualitas Kerja

Admin

Kemenag Polman Gelar Pembinaan ASN, Tekankan Optimalisasi dan Peningkatan Kualitas Kerja

Polewali Mandar – Kementerian Agama Kabupaten Polewali Mandar melaksanakan kegiatan Pembinaan ASN Lingkup Kantor Kementerian Agama Kabupaten Polewali Mandar, Senin (25/5/2026), bertempat di Aula al-Ikhlas Kantor Kemenag Polman.

 

Kegiatan pembinaan ASN yang mengusung tema “Optimalisasi dan Peningkatan Kualitas Kerja” tersebut diikuti oleh seluruh pejabat struktural, Kepala KUA Kecamatan, Kepala Madrasah, serta seluruh ASN lingkup Kantor Kemenag Polewali Mandar.

 

Hadir sebagai pemateri dalam kegiatan tersebut, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat, H. Adnan Nota. Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya membangun ASN yang berkinerja, profesional, dan berintegritas.

 

Menurutnya, ASN yang berkinerja adalah ASN yang mampu mencapai target kerja secara efektif, efisien, dan akuntabel.

 

“ASN yang berkinerja adalah ASN yang mencapai target kerja secara efektif, efisien dan akuntabel,” ujarnya.

 

Ia juga menegaskan bahwa setiap pekerjaan yang dilakukan ASN harus memberikan hasil dan dampak nyata, baik bagi masyarakat maupun bagi internal ASN itu sendiri.

 

“Yang kedua, fokus pada hasil dan dampak. Kalau kita kerjakan itu apa dampak yang dihasilkan ke masyarakat maupun ASN, jika tidak ada dampak yang dihasilkan maka itu bukan kinerja,” lanjutnya.

 

Selain itu, H. Adnan Nota mengingatkan pentingnya menjunjung nilai-nilai keteladanan sesuai dengan core values ASN BerAKHLAK dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai aparatur negara.

 

“Yang berikutnya, mempunyai nilai-nilai keteladanan sesuai dengan nilai-nilai ASN BerAKHLAK,” katanya.

 

Dalam kesempatan tersebut, ia juga memaparkan sejumlah ciri ASN yang memiliki kinerja tinggi. Menurutnya, ASN yang berkinerja tinggi harus memiliki orientasi pada hasil dan tidak takut untuk mencoba ataupun melakukan kesalahan selama tetap dalam koridor perbaikan.

 

“Yang pertama selalu berorientasi pada hasil. Saya punya prinsip dalam pekerjaan, jangan pernah takut salah,” ungkapnya.

 

Ciri berikutnya, lanjut H. Adnan Nota, adalah inovatif dan mampu menciptakan gagasan baru demi kemajuan organisasi.

 

“Yang kedua inovatif. Orang biasa itu hanya membincang pikiran orang, tapi orang yang luar biasa selalu berpikir bagaimana menciptakan sesuatu yang baru,” jelasnya.

 

Sebagai penutup, ia menekankan pentingnya integritas bagi setiap ASN dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

 

“Yang terakhir, integritas tinggi, jujur, transparan dan yang paling pokok, anti KKN,” tegasnya.

 

Kegiatan pembinaan ini diharapkan dapat terus meningkatkan profesionalisme, kualitas pelayanan, serta semanagat kerja seluruh ASN di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Polewali Mandar demi mewujudkan birokrasi yang berdampak dan berintegritas.