Kemenag Polman Gelar Sosialisasi Pengembangan Kompetensi Guru PAK
Polewali Mandar (KemenagPolmanNEWS) – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Polewali Mandar melalui Penyelenggara Kristen menggelar kegiatan Sosialisasi Pengembangan Kompetensi Guru Pendidikan Agama Kristen (PAK), Kamis, 13 November 2025.
Kegiatan ini diikuti oleh 30 orang guru Agama Kristen dari tingkat SD, SMP, dan SMA. Acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya sebagai tanda cinta dan semangat para guru terhadap bangsa dan negara Indonesia.
Dalam sambutannya, Kepala Penyelenggara Kristen, yang juga mewakili Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Polewali Mandar, Jamaludin, S.Th., M.MPd., menyampaikan bahwa guru Pendidikan Agama Kristen memiliki peran penting dalam membentuk kepribadian dan karakter peserta didik.
“Guru Pendidikan Agama Kristen tidak hanya mengajar pengetahuan agama, tetapi juga membimbing, menanamkan nilai iman, serta menilai perkembangan spiritual dan moral siswa agar menjadi pribadi yang taat dan berkarakter,” ujarnya.
Lebih lanjut, Jamaludin menjelaskan bahwa tugas utama guru PAK adalah membantu peserta didik menjadi anak yang cerdas, beriman, rajin berdoa, serta gemar memuji Tuhan. Ia menekankan bahwa pengembangan kompetensi guru harus berjalan seimbang antara profesionalitas, disiplin, dan kehidupan rohani.
Kegiatan sosialisasi ini menghadirkan dua narasumber utama, yaitu:
- Jamaludin, S.Th., M.MPd. – Kedisiplinan Guru PAK.”
- Pdt. Dr. Silas Sudarman, M.Th. – “Karakter, Integritas, dan Profesionalisme Guru PAK.”
Dalam pemaparannya, Jamaludin menegaskan bahwa kedisiplinan merupakan panggilan iman bagi seorang guru. Guru yang disiplin akan menjadi teladan dan dapat dipercaya, baik oleh siswa maupun masyarakat. Ia juga memberikan apresiasi kepada guru-guru PAK di Polewali Mandar yang dikenal rajin dan datang tepat waktu, bahkan banyak yang telah hadir di sekolah sebelum pukul 07.00 WITA.
Sementara itu, Pdt. Dr. Silas Sudarman, M.Th., menjelaskan bahwa disiplin rohani dan keteladanan adalah dasar dari seluruh bentuk kedisiplinan. Ia mengingatkan pentingnya guru memiliki waktu khusus untuk berdoa, membaca Firman Tuhan, hidup dalam kebenaran, serta menjaga kesucian hati. Beliau juga mengutip 1 Timotius 4:12, yang menegaskan bahwa guru Kristen harus menjadi teladan dalam perkataan, tingkah laku, kasih, iman, dan kesucian.
Melalui kegiatan ini, diharapkan guru-guru Pendidikan Agama Kristen di Kabupaten Polewali Mandar semakin meningkatkan kompetensi, disiplin, dan integritas, serta menjadi teladan iman dan karakter bagi peserta didik dan masyarakat.









