Kemenag Polman Matangkan Persiapan Gerakan Penanaman Pohon dan Bersih Lingkungan sebagai Penguatan Ekoteologi pada MATSAMA 2026

Admin

Kemenag Polman Matangkan Persiapan Gerakan Penanaman Pohon dan Bersih Lingkungan sebagai Penguatan Ekoteologi pada MATSAMA 2026

Polewali Mandar – Kementerian Agama Kabupaten Polewali Mandar menggelar rapat koordinasi bersama seluruh kepala madrasah untuk mematangkan persiapan pelaksanaan Masa Ta'aruf Siswa Madrasah (MATSAMA) serta implementasi program penguatan ekoteologi di lingkungan madrasah. Rapat berlangsung di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Polewali Mandar, Rabu (1/7/2026).

 

Rapat koordinasi dipimpin oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, H. Marsuki, didampingi jajaran staf Seksi Pendidikan Madrasah, dan diikuti oleh seluruh kepala madrasah se-Kabupaten Polewali Mandar. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas instruksi Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat terkait pelaksanaan MATSAMA dan penguatan program ekoteologi di madrasah.

 

Dalam arahannya, H. Marsuki menjelaskan bahwa rapat tersebut bertujuan menyamakan persepsi dan menyusun langkah-langkah teknis agar pelaksanaan MATSAMA berjalan dengan baik sekaligus mendukung program prioritas Kementerian Agama di bidang pelestarian lingkungan.

 

"Agenda yang kita bahas pada rapat ini adalah persiapan MATSAMA, dukungan terhadap program ekoteologi di madrasah," ujarnya.

 

Ia menjelaskan, pada pelaksanaan MATSAMA tahun ini akan dimasukkan dua kegiatan utama dalam penguatan ekoteologi yang menjadi perhatian, yakni gerakan penanaman pohon dan gerakan bersih-bersih lingkungan.

 

"Di MATSAMA nanti ada dua kegiatan penguatan ekoteologi yang diinstruksikan, yaitu penanaman pohon serta gerakan bersih-bersih lingkungan," lanjutnya.

 

Untuk mendukung kelancaran program tersebut, Kementerian Agama Kabupaten Polewali Mandar akan berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup serta Dinas Pertanian Kabupaten Polewali Mandar. Kerja sama ini dilakukan guna menyediakan bibit pohon yang akan ditanam, di antaranya bibit mangrove dan ketapang, sebagai bagian dari upaya pelestarian lingkungan pesisir.

 

H. Marsuki menambahkan bahwa gerakan penanaman pohon dan aksi kebersihan lingkungan akan dilaksanakan selama dua hari secara serentak di empat titik lokasi. Kegiatan penanaman pohon akan dipusatkan di Pantai Bajoe, Kecamatan Binuang, serta kawasan pesisir Kecamatan Campalagian. Sementara itu, aksi bersih-bersih lingkungan akan dilaksanakan di Kecamatan Polewali pada hari pertama dan dilanjutkan di Kecamatan Wonomulyo pada hari kedua.