Kesibukan Layanan Pengumpulan Koper Calon Jemaah Haji Kloter 19.
Polewali, (KemenagPolmanNEWS) – Suasana di Pelataran Gedung Gabungan Dinas Kabupaten Polewali Mandar tampak ramai sejak pagi hari. Para petugas sibuk menyusun dan mendata koper milik jamaah calon haji yang dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada musim haji tahun ini. Senin, 12 Mei 2025
Kementerian Agama Kabupaten Polewali Mandar secara resmi membuka layanan pengumpulan koper bagi 214 calon jemaah haji yang tergabung dalam kloter 19. Layanan ini bertujuan untuk memudahkan proses pemeriksaan dan pengiriman logistik jemaah ke embarkasi sebelum keberangkatan.
Koper-koper yang dikumpulkan akan diperiksa kelengkapannya, diberi label identitas. Proses ini juga menjadi bagian dari tahapan penting dalam memastikan kenyamanan dan keamanan jemaah selama perjalanan.
"Alhamdulillah, proses berjalan lancar. Kami mengimbau para jemaah untuk memastikan tidak membawa barang yang dilarang dan menyesuaikan berat koper sesuai ketentuan," ungkap Kasi PHU Kemenag Polman H. Manju.
Seksi penyelenggara haji dan Umrah Kementrian Agama Polman mencatat sebanyak 214 koper jemah haji untuk kloter 19.
Sementara pemberangkatan kloter 19 berjumlah 214 CJH ini dilangsungkan pada Selasa (13/5/2025) besok.
Staf Haji Kemenag Polman H. Alimudin mengatakan pemberangkatan jemaah haji kloter 19 pada Selasa (13/5/2025) besok.
"Hari ini pengumpulan koper jemaah untuk kloter 19 berjumlah 214, kita periksa dan beri tanda khusus," kata Alimudin
Koper berisi perlengkapan ibadah ini terkumpul di Gedung Gadis Jl Ratulangi Kelurahan, Pekkabata, Kecamatan Polewali. Selanjutnya akan diangkut menggunakan truck menuju Asrama Haji Sudiang Makassar.
Kemudian diterbangkan lewat bandara Internasional Sultan Hasanuddin menuju Kota Madinah.
nampak koper ini beragama hiasan sebagai penanda agar tidak tertukar dengan koper lainnya.
Mulai dari hiasan bola kasti, boneka, sandal jepit, foto calon jemaah ukuran besar hingga kantong plastik berwarna.
Sementara pemberian tanda khusus sendiri kata Alimudin dibedakan berdasarkan setiap rombongan.
Beragam pernak pernik unik ditempelkan para jemaah untuk menandai kopernya agar lebih muda dikenal.









