Ketua MUI Polewali Mandar Kukuhkan Pengurus MUI Kecamatan se-Kabupaten Polman Masa Khidmat 2024–2029

Hardianti Purnama

Ketua MUI Polewali Mandar Kukuhkan Pengurus MUI Kecamatan se-Kabupaten Polman Masa Khidmat 2024–2029

Ketua MUI Polewali Mandar Kukuhkan Pengurus MUI Kecamatan se-Kabupaten Polman Masa Khidmat 2024–2029

Polewali Mandar (KemenagPolmanNEWS) – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Polewali Mandar secara resmi mengukuhkan Pengurus MUI tingkat kecamatan se-Kabupaten Polewali Mandar untuk masa khidmat 2024–2029, Kamis, 20 November 2025, bertempat di Aula Rumah Jabatan Bupati Polewali Mandar.

Acara pengukuhan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh Bupati Polewali Mandar, H. Samsul Mahmud; Ketua MUI Kabupaten Polewali Mandar, K.H. Syahid Rasyid; Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Polewali Mandar yang diwakili oleh Kasi Bimas Islam, H. Abd. Haris Nawawi; serta unsur Forkopimda yang turut memberikan dukungan atas terlaksananya kegiatan tersebut.

Ketua MUI Kabupaten Polewali Mandar, K.H. Syahid Rasyid, secara langsung memimpin prosesi pengukuhan dengan mengangkat tema:

“Mengintegrasikan Visi Keislaman dan Ke-Indonesia-an Demi Mewujudkan Masyarakat Polewali Mandar yang Religius dan Bermartabat.”
Dalam sambutannya, K.H. Syahid Rasyid menegaskan bahwa pengurus yang baru dikukuhkan harus siap menghadapi dinamika perkembangan zaman, termasuk tantangan munculnya pemahaman serta ideologi baru yang dapat memengaruhi kehidupan keagamaan masyarakat.

“Para pengurus MUI kecamatan harus menjadi garda terdepan dalam menjaga akidah, membina umat, serta memastikan nilai-nilai Islam tetap sejalan dengan prinsip kebangsaan,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Polewali Mandar, H. Samsul Mahmud, dalam sambutannya menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar untuk terus berkolaborasi dengan MUI dalam berbagai program pembinaan umat.

Beliau menegaskan bahwa pemerintah daerah sangat terbuka untuk bermitra dengan MUI, khususnya dalam peningkatan kapasitas keagamaan, penguatan nilai-nilai moderasi beragama, hingga pelaksanaan kegiatan sosial yang bertujuan menjaga harmoni masyarakat.

“Kami siap bekerja sama dengan MUI dalam membangun masyarakat yang religius, rukun, dan bermartabat. Sinergi ini sangat penting untuk menghadapi tantangan sosial-keagamaan ke depan,”sambutnya.

Dengan dikukuhkannya pengurus MUI tingkat kecamatan periode 2024–2029, diharapkan peran ulama dalam pembinaan umat semakin optimal dan terstruktur hingga ke akar rumput. MUI kecamatan diharapkan dapat menjadi mitra strategis pemerintah dan masyarakat dalam menjaga nilai keislaman, kebangsaan, serta memperkokoh harmoni sosial di Polewali Mandar.