Lima Pengawas Madrasah Kolaborasi Tingkatkan Mutu Pendidikan di Polewali Mandar

Hardianti Purnama

Lima Pengawas Madrasah Kolaborasi Tingkatkan Mutu Pendidikan di Polewali Mandar

Lima Pengawas Madrasah Kolaborasi Tingkatkan Mutu Pendidikan di Polewali Mandar 
Polewali (KemenagPolmanNEWS) - Hari pertama pelaksanaan pengawasan kolaboratif antara dua Madrasah Ibtidaiyah di Kecamatan Balanipa dan Tinambung resmi dimulai, Selasa 9 September 2025. Kolaborasi ini melibatkan lima pengawas dari Madrasah Ibtidaiyah Nuhinya Pambusuaan dan Madrasah Ibtidaiyah DDI Tinambung, yang berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan melalui kerja sama strategis.
Lima pengawas tersebut tergabung dalam Tim Kelompok 6, yaitu: 
1.    Basri, S.Ag., M.M.Pd (MTs)
2.    H. Jamaluddin, S.Pd.I., M.Si (MTs)
3.    Nurgina, S.Ag., M.M.Pd (MA)
4.    Rahmatia, S.Pd.I (RA)
5.    Muhajar Djasman, S.Pd.I., M.M.Pd (MI)
Pengawasan kolaboratif ini dinilai sebagai ide positif dan inovatif, karena bukan hanya sekadar berbagi pengalaman, tetapi juga menjadi model percontohan bagi madrasah lain dalam mengembangkan praktik baik serta mencari solusi atas tantangan bersama.
Manfaat Utama Kolaborasi
Dalam pelaksanaan perdana, para pengawas menekankan tiga manfaat utama dari program ini. Pertama, peningkatan mutu pengajaran melalui tukar pengalaman metode belajar. Contohnya, Madrasah Ibtidaiyah Nuhinya Pambusuaan dikenal unggul dalam pembelajaran Al-Qur’an, sementara Madrasah Ibtidaiyah DDI Tinambung menonjol dalam penerapan teknologi di kelas. Kedua, pengembangan profesional pengawas yang tercipta lewat diskusi, observasi silang, dan evaluasi bersama. Ketiga, identifikasi dan solusi masalah bersama terkait pengelolaan kurikulum maupun motivasi belajar siswa.
Tantangan yang Dihadapi
Meski demikian, kolaborasi ini tidak lepas dari tantangan. Salah satunya adalah koordinasi jadwal dan penyelarasan visi antar pengawas. Perbedaan budaya kerja juga berpotensi muncul, namun dapat diatasi melalui komunikasi terbuka dan sikap saling menghargai.
Langkah Progresif
Kolaborasi lima pengawas dari dua madrasah ini disebut sebagai langkah progresif yang patut mendapat dukungan penuh. Dengan komunikasi yang baik, komitmen, dan tujuan yang jelas, kerja sama ini diharapkan menjadi contoh sukses yang dapat menginspirasi madrasah lain di Kabupaten Polewali Mandar.