Pembinaan ASN Kemenag Sulbar: Dorong SDM Berkualitas, Targetkan ZIRB 2027

Habibi Said

Pembinaan ASN Kemenag Sulbar: Dorong SDM Berkualitas, Targetkan ZIRB 2027

Polewali Mandar (KemenagPolmanNEWS) – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat menggelar kegiatan pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan tema “Sumber Daya Berkualitas dan Kompeten untuk Kementerian Agama Berdampak”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 2 April 2026, bertempat di Aula Al-Ikhlas Kantor Kementerian Agama Kabupaten Polewali Mandar.

 

Kegiatan pembinaan ini menghadirkan Kepala Biro Sumber Daya Manusia Kementerian Agama, H. Muhammad Zain, sebagai pemateri yang mengikuti secara daring melalui Zoom Meeting. Turut hadir Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat, H. Adnan Nota, didampingi Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Sulbar, H. Suharli, serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Polewali Mandar, H. Imran K. Kesa.

 

Peserta kegiatan terdiri dari seluruh Kepala Kantor Kemenag se-Sulawesi Barat, pejabat pengawas, kepala madrasah, kepala KUA se-Kabupaten Polewali Mandar, serta ASN Kantor Kemenag Polewali Mandar yang berkesempatan hadir.

 

Dalam sambutannya, H. Adnan Nota menegaskan bahwa pembinaan ASN merupakan bagian penting dari upaya reformasi birokrasi di lingkungan Kementerian Agama. Ia menyebut kegiatan ini sebagai langkah awal untuk mendorong perubahan yang lebih signifikan.

 

“Pembinaan ASN ini sangat penting dalam rangkaian reformasi birokrasi yang sedang kita jalankan, bukan hanya di tingkat kantor wilayah, tetapi juga di seluruh kabupaten dan satuan kerja di Sulawesi Barat. Pertemuan ini mungkin terlihat sederhana, namun menjadi titik awal perubahan besar ke depan,” ujarnya.

 

Lebih lanjut, ia juga menyoroti masih adanya ASN di lingkungan Kemenag Sulbar yang tingkat pendidikannya belum memenuhi standar. Ia mendorong para pimpinan untuk aktif mendukung peningkatan kualifikasi pendidikan ASN, minimal hingga jenjang sarjana (S1).

 

“Reformasi birokrasi membutuhkan SDM yang berkualitas. Kami berharap para kepala seksi, koordinator tim, dan pimpinan satuan kerja dapat mendorong pegawai untuk menyelesaikan pendidikan minimal S1,” tambahnya.

 

Selain itu, H. Adnan Nota juga memperkenalkan pemanfaatan Aplikasi Gaspull sebagai solusi dalam memberikan layanan yang cepat, murah, dan pasti, khususnya selama penerapan kebijakan Work From Home (WFH).

 

Menutup arahannya, ia menargetkan seluruh kepala kantor Kemenag di Sulawesi Barat dapat mencapai minimal tahap ketiga dalam Zona Integritas Reformasi Birokrasi (ZIRB) pada tahun 2027.

 

“Kita tidak boleh berhenti di tahap ketiga atau keempat. Target kita adalah mencapai tahap kelima, bahkan hingga meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK),” tegasnya.

 

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi dan kualitas ASN, sehingga mampu memberikan pelayanan yang lebih optimal dan berdampak positif bagi masyarakat.