Pengambilan Air Zamzam untuk Jamaah Haji Kloter 11 dan 19, Ditandai dengan Penyerahan Simbolis dari Petugas Haji Embarkasi Makassar kepada Seksi PHU Kemenag Polman.
Pengambilan Air Zamzam untuk Jamaah Haji Kloter 11 dan 19, Ditandai dengan Penyerahan Simbolis dari Petugas Haji Embarkasi Makassar kepada Seksi PHU Kemenag Polman.
Makassar (KemenagPolmanNEWS) - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Polewali Mandar melalui Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) resmi menerima penyerahan air zamzam untuk jamaah haji yang tergabung dalam Kloter 11 dan Kloter 19. Proses ini ditandai dengan penyerahan secara simbolis air zamzam oleh pihak Petugas Haji Embarkasi Makassar kepada Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Polewali Mandar sebagai bagian dari rangkaian pelayanan ibadah haji tahun 1446 H / 2025 M (18/6).
Air zamzam yang dikemas dalam galon berukuran 5 liter tersebut merupakan bagian dari fasilitas resmi yang diberikan pemerintah Indonesia kepada seluruh jamaah haji. Dari total 495 galon yang diterima, akan didistribusikan sesuai dengan jumlah jamaah haji dari Kloter 11 dan 19 yang berasal dari Polewali Mandar.
Kepala Seksi PHU Kemenag Polman, H. Manju menyampaikan bahwa pengambilan air zamzam ini merupakan bentuk pelayanan maksimal kepada jamaah haji.
“Kami memastikan setiap jamaah mendapatkan air zamzam sebagai oleh-oleh khas dari Tanah Suci. Ini adalah bagian dari hak mereka yang harus kami penuhi,” ujarnya.
Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa air zamzam ini akan dikirim ke Polewali Mandar dan dijadwalkan tiba pada besok hari. Setelah itu, Seksi PHU Kemenag Polman akan mengatur proses distribusi secara tertib kepada seluruh jamaah sesuai daftar nama penerima.
Penyerahan simbolis ini menjadi penanda kesiapan Kemenag Polman dalam memberikan pelayanan menyeluruh hingga tahap akhir pelaksanaan ibadah haji, termasuk memastikan bahwa setiap jamaah mendapatkan hak-haknya secara utuh dan layak, baik secara fisik maupun spiritual.
Dengan telah diterimanya air zamzam ini, diharapkan proses kepulangan jamaah nantinya dapat berlangsung dengan lebih tertib dan lancar, disertai pelayanan optimal hingga jamaah benar-benar kembali ke keluarga masing-masing di kampung halaman.









