“Perencanaan Anggaran Madrasah yang Akuntabel dan Kolaboratif untuk Umat Rukun, Indonesia Damai dan Maju” Ka. Kan. Kemenag Polman Hadiri Rapat Kerja Anggaran Madrasah MTsN 1 Polewali Mandar

Admin

“Perencanaan Anggaran Madrasah yang Akuntabel dan Kolaboratif untuk Umat Rukun, Indonesia Damai dan Maju” Ka. Kan. Kemenag Polman Hadiri Rapat Kerja Anggaran Madrasah MTsN 1 Polewali Mandar

Polewali Mandar — Rabu, 14 Januari 2026, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Polewali Mandar, Dr. H. Imran K. Kesa, M.Pd, menghadiri kegiatan Rapat Kerja Anggaran Madrasah (RKAM) MTsN 1 Polewali Mandar yang dilaksanakan di Aula MTsN 1 Polewali Mandar. Kegiatan ini mengusung tema “Perencanaan Anggaran Madrasah yang Akuntabel dan Kolaboratif untuk Umat Rukun, Indonesia Damai dan Maju”.

Kegiatan RKAM diikuti oleh seluruh staf dan guru MTsN 1 Polewali Mandar sebagai bagian dari upaya perencanaan program dan anggaran madrasah pada awal tahun anggaran 2026.

Kepala MTsN 1 Polewali Mandar, Ismail Saleh, dalam sambutannya menyampaikan laporan capaian kegiatan madrasah serta berbagai prestasi peserta didik sepanjang tahun anggaran 2025. Pada kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada kontingen Kementerian Agama Kabupaten Polewali Mandar yang berhasil meraih Juara Umum I pada ajang PORSENI Hari Amal Bhakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama RI tingkat Kanwil Kemenag Sulawesi Barat yang digelar di Kabupaten Pasangkayu beberapa waktu lalu.

Selanjutnya, Kepala Kantor Kemenag Polman, Dr. H. Imran K. Kesa, M.Pd, mengawali sambutannya dengan mengajak seluruh peserta rapat untuk bersama-sama membaca basmalah sebagai bentuk ikhtiar dan doa agar kegiatan berjalan lancar dan penuh keberkahan.

Dalam arahannya, beliau mengajak seluruh warga madrasah negeri untuk meningkatkan kinerja di awal tahun anggaran dengan mengadopsi pepatah Barat, “Do the right things and do the things right”, yang bermakna melakukan hal yang benar secara strategis (visi) dan melaksanakannya dengan benar secara operasional (efisiensi). Menurutnya, konsep ini menjadi kunci dalam manajemen dan kepemimpinan, di mana pemimpin berfokus pada penentuan arah yang tepat (doing the right things), sementara manajer berfokus pada pelaksanaan tugas secara efisien (doing things right).

Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa seluruh kegiatan madrasah harus tetap berada di jalan yang lurus dan benar. Warga madrasah diharapkan mampu bertindak lokal namun berpikir global, serta guru madrasah dituntut untuk bersifat multifungsi guna menunjang pemahaman dan penguasaan pengetahuan peserta didik.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Imran juga mengingatkan bahwa salah satu penyebab lemahnya perencanaan anggaran madrasah adalah ketidakmampuan dalam membedakan antara kebutuhan dan keinginan dalam memajukan kegiatan madrasah, sehingga pemanfaatan anggaran belum optimal. Oleh karena itu, perencanaan anggaran harus disusun secara cermat, prioritas, dan bertanggung jawab.

Selain itu, beliau turut menyampaikan 8 Asta Protas Kementerian Agama Republik Indonesia sebagai pedoman strategis dalam pelaksanaan program dan kegiatan di lingkungan madrasah.

Menutup sambutannya, Dr. H. Imran K. Kesa, M.Pd menyampaikan pesan inspiratif, “Supaya hidup kita berarti, mari kita saling memberi arti.” Pesan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh warga madrasah dalam menjalankan tugas dan pengabdian di dunia pendidikan.