Rapat Koordinasi Penyuluh Agama Islam, Kemenag Polman Dorong Gerakan BBAQ
Polewali Mandar (Kemenag Polman NEWS), 14 Agustus 2025 – Seksi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Polewali Mandar menggelar Rapat Koordinasi Penyuluh Agama Islam pada Kamis (14/8/2025) di Aula Kantor Kemenag Polman. Kegiatan ini bertujuan memperkuat koordinasi dan sinergi antara para penyuluh dengan Kementerian Agama dalam menjalankan program-program strategis.
Rapat dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Polewali Mandar, Dr. H. Imran K. Kesa, M.Pd, Kepala Seksi Bimas Islam H. Abd. Haris, S.Ag., S.Pd., M.Pd, serta 41 penyuluh agama Islam dari berbagai wilayah di Kabupaten Polewali Mandar.
Dalam sambutannya, Dr. H. Imran K. Kesa menegaskan pentingnya peran penyuluh agama dalam menyukseskan Gerakan Bebas Buta Aksara Al-Qur’an (BBAQ), salah satu program prioritas Menteri Agama RI. Beliau mendorong agar penyuluh mengaktifkan dan memaksimalkan fungsi TPA di wilayah kerjanya, sekaligus meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat terhadap ajaran Islam.
“Penyuluh adalah garda terdepan dalam membimbing umat. Mari kita jadikan TPA sebagai pusat pembelajaran Al-Qur’an yang aktif, efisien, dan bermanfaat bagi semua lapisan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, H. Abd. Haris selaku Kasi Bimas Islam menekankan bahwa tugas penyuluh bukan hanya memberikan ceramah, tetapi juga membangun komunikasi yang efektif dengan masyarakat.
“Penyuluh harus hadir di tengah-tengah masyarakat, menjadi teladan, dan mampu mengedukasi dengan pendekatan yang santun namun mengena. Dengan begitu, program Kementerian Agama bisa menyentuh langsung kebutuhan umat,” ungkapnya.
Rapat koordinasi ini juga menjadi ajang bagi para penyuluh agama untuk berbagi pengalaman, mengidentifikasi tantangan di lapangan, serta mencari solusi bersama. Dengan sinergi yang terbangun, diharapkan penyuluh agama Islam di Polewali Mandar semakin efektif dalam melaksanakan program-program Kementerian Agama, sehingga kualitas kehidupan beragama masyarakat terus meningkat.
Kemenag Polewali Mandar optimis bahwa melalui semangat kebersamaan dan kerja keras para penyuluh, cita-cita menghadirkan generasi yang melek Al-Qur’an dan berakhlak mulia akan segera terwujud.









