KKKM Polman Gandeng BDK Makassar Gelar Pelatihan Teknis Manajemen Kepala Madrasah dan Perpustakaan

Admin

KKKM Polman Gandeng BDK Makassar Gelar Pelatihan Teknis Manajemen Kepala Madrasah dan Perpustakaan

Polewali Mandar – Kelompok Kerja Kepala Madrasah (KKKM) Kabupaten Polewali Mandar bekerja sama dengan Balai Diklat Keagamaan (BDK) Makassar menggelar Pelatihan Teknis Manajemen Kepala Madrasah dan Manajemen Perpustakaan. Kegiatan tersebut secara resmi dibuka pada Senin, 27 April 2026, bertempat di Aula Hotel Al-Ikhlas, Polewali Mandar.

 

Pelatihan ini diikuti oleh para kepala madrasah dan pustakawan madrasah se-Kabupaten Polewali Mandar. Hadir sekaligus membuka kegiatan secara resmi, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat, H. Adnan Nota. Turut hadir Kepala Balai Diklat Keagamaan Makassar yang diwakili Arbain, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sulbar H. Syamsul, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Polewali Mandar H. Imran K. Kesa, Kasi Pendidikan Madrasah H. Marsuki, serta seluruh peserta kegiatan.

 

Dalam sambutannya, H. Adnan Nota menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, sinergi dan kerja sama yang baik menjadi kunci terlaksananya pelatihan yang bermanfaat bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan madrasah.

 

“Saya menyampaikan apresiasi kepada Kepala Kantor Kemenag Polewali Mandar beserta tim sehingga kegiatan ini dapat terselenggara,” ujarnya.

 

Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kompetensi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), baik yang menduduki jabatan fungsional maupun struktural. Menurutnya, setiap ASN harus memiliki kelengkapan kompetensi sesuai bidang tugas masing-masing agar mampu menjawab tuntutan regulasi dan perkembangan zaman.

 

“Hari ini ASN, baik fungsional ataupun struktural, perlu memiliki kelengkapan diri dalam posisinya sebagai ASN yang harus terpenuhi. Apabila fitur itu tidak kita miliki, maka regulasi yang akan meminggirkan kita. Kepala sekolah harus ada sertifikatnya, guru bidang studi harus ada sertifikatnya, dan pustakawan harus ada sertifikatnya,” jelasnya.

 

Selain itu, ia juga memberikan apresiasi kepada Balai Diklat Keagamaan Makassar yang selama ini terus mendukung berbagai program peningkatan kompetensi di Sulawesi Barat, khususnya kegiatan yang dilaksanakan secara mandiri.

 

“Setiap kerja sama yang dilakukan di Provinsi Sulawesi Barat, apalagi yang bersifat mandiri, hampir seluruhnya diterima dengan baik oleh Kepala Balai Diklat,” tambahnya.

 

Di akhir sambutannya, H. Adnan Nota mengingatkan pentingnya semangat pengabdian dalam menjalankan tugas sebagai ASN, khususnya bagi kepala madrasah sebagai pemimpin lembaga pendidikan. Menurutnya, seorang pengabdi harus rendah hati dalam sikap, namun unggul dalam pencapaian dan kinerja.

 

Ia juga menegaskan bahwa kepala madrasah memiliki tanggung jawab besar dalam mentransfer nilai-nilai positif kepada peserta didik agar menjadi bagian dari kebiasaan dan karakter sehari-hari mereka.

 

Melalui pelatihan ini, diharapkan para kepala madrasah dan pustakawan dapat meningkatkan kapasitas manajerial, profesionalisme, serta kualitas pelayanan pendidikan di madrasah, sehingga mampu menghadirkan lembaga pendidikan yang maju, unggul, dan berdaya saing.