Pelatihan Manajemen Perpustakaan dan Laboran PAI Resmi Dibuka, Kakanwil Kemenag Sulbar Dorong Peningkatan Kompetensi Guru PAI

Admin

Pelatihan Manajemen Perpustakaan dan Laboran PAI Resmi Dibuka, Kakanwil Kemenag Sulbar Dorong Peningkatan Kompetensi Guru PAI

Polewali Mandar – Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam (AGPAI) Kabupaten Polewali Mandar bekerja sama dengan Balai Diklat Keagamaan (BDK) Makassar menggelar pelatihan Manajemen Perpustakaan dan Laboran PAI. Kegiatan ini secara resmi dibuka pada Senin, 13 April 2026, bertempat di Aula Al-Ikhlas, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Polewali Mandar.

 

Pembukaan pelatihan tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, di antaranya H. Adnan Nota selaku Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat, Hj. Milawati selaku Kepala Balai Diklat Keagamaan Makassar, H. Imran K Kesa selaku Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Polewali Mandar, serta perwakilan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Polewali Mandar yang diwakili oleh Sayyid Sabiq. Turut hadir pula Ketua DPD AGPAI Kabupaten Polewali Mandar, Abdul Kadir.

 

Dalam sambutannya, H. Adnan Nota secara resmi membuka kegiatan pelatihan dan menyampaikan apresiasi kepada pihak BDK Makassar atas dukungan dan kerja sama yang telah terjalin.

 

“Saya ingin mengapresiasi dan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kepala BDK Makassar yang telah memberi kesempatan dan perhatian khusus kepada Polewali Mandar dalam setiap pelaksanaan kegiatan pelatihan,” ujarnya.

 

Ia juga memberikan penghargaan kepada para guru Pendidikan Agama Islam (PAI) yang mengikuti kegiatan tersebut.

 

“Saya mengapresiasi guru-guru PAI yang menunjukkan komitmen luar biasa dalam mengikuti pelatihan ini,” tambahnya.

 

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan wadah penting bagi para guru untuk meningkatkan kemampuan dalam mengelola manajemen sekolah, khususnya dalam bidang perpustakaan dan laboratorium PAI.

 

“Forum ini adalah tempat kita belajar dan melengkapi diri dalam mengelola manajemen sekolah, guna mempersiapkan lembaga pendidikan dan generasi muda agar mendapatkan pendidikan yang terbaik,” jelasnya.

 

Dalam kesempatan tersebut, H. Adnan Nota juga mendorong para guru PAI untuk berperan aktif dalam program GBBAQ (Gerakan Bebas Buta Aksara Al-Qur’an) di Kabupaten Polewali Mandar.

 

“Saya meminta kepada seluruh guru PAI agar menjadi penggerak utama dalam program GBBAQ di daerah ini,” tegasnya.

 

Sebagai penutup, ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dan diperluas ke kabupaten lain di Provinsi Sulawesi Barat sebagai upaya meningkatkan kualitas guru PAI.

 

Pelatihan ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi peningkatan kompetensi guru serta kualitas pengelolaan pendidikan agama Islam di Polewali Mandar.