Polewali Mandar — Kementerian Agama Kabupaten Polewali Mandar terus mendorong penguatan kepemimpinan di lingkungan madrasah untuk mewujudkan pendidikan yang unggul, adaptif, dan berdaya saing. Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Kantor Kemenag Polman saat memberikan sambutan pada Bimbingan Teknis (Bimtek) Kepemimpinan Transformasional dalam Genggaman, Selasa (15/9/2026), di Aula Al-Ikhlas Kemenag Polman.
Mengusung tema “Membangun Visi, Menggerakkan Perubahan, Mewujudkan Sekolah Unggul”, kegiatan tersebut merupakan kerja sama Guru Avatar Indonesia dengan Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Polman. Bimtek ini menjadi wadah penguatan wawasan dan kompetensi kepemimpinan bagi insan pendidikan khususnya kepala madrasah dalam menghadapi dinamika pendidikan.
Dalam sambutannya, H. Abd. Haris menegaskan bahwa transformasi madrasah harus dilakukan secara berkelanjutan. Madrasah perlu terus berinovasi dan memperkuat identitasnya agar mampu menjawab kebutuhan peserta didik serta perkembangan zaman.
“Kalau sekolah umum melakukan hal yang sama, pertanyaannya adalah apa yang dilakukan madrasah? Oleh karena itu, harus ada perubahan di madrasah,” ujarnya.
Menurutnya, transformasi tidak berarti meninggalkan nilai-nilai keagamaan yang menjadi karakter madrasah. Sebaliknya, perubahan harus berjalan seiring dengan penguatan karakter, terutama nilai kejujuran, serta peningkatan profesionalisme guru dan tenaga kependidikan.
“Inovasi harus ada di madrasah. Apa pun bentuknya, madrasah harus terus melakukan inovasi,” tegasnya.
Ia juga mendorong insan pendidikan untuk
belajar dari berbagai praktik baik dan mengadaptasinya sesuai kebutuhan
masing-masing madrasah. Transformasi, lanjutnya, tidak hanya menyangkut program
dan sistem, tetapi juga perubahan pada sumber daya manusia yang menjadi
penggeraknya.
Melalui Bimtek tersebut, peserta diharapkan mampu membawa wawasan dan gagasan baru ke satuan pendidikan masing-masing, membangun visi yang jelas, menggerakkan perubahan, serta menciptakan budaya pendidikan yang lebih baik.
“Sekarang sudah baik, tetapi yang akan datang harus jauh lebih baik. Madrasah harus bergerak cepat, menjadi lebih bagus, lebih baik, dan terus berkembang,” pesannya.
Kepemimpinan transformasional diharapkan menjadi salah satu penggerak lahirnya madrasah yang berkarakter, inovatif, profesional, memiliki identitas kuat, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman demi peningkatan kualitas generasi masa depan.
Dengan kepemimpinan yang visioner dan berorientasi pada perubahan, madrasah diharapkan semakin mampu meningkatkan mutu pendidikan sekaligus menyiapkan generasi yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Pembukaan Bimbingan Teknis Kepemimpinan